9
Dorongan untuk membantu saudara-saudari seiman yang berkekurangan
Memang dalam surat ini, saya tidak perlu mendorong kalian untuk ikut ambil bagian dalam pelayanan ini kepada umat Allah di Yerusalem, karena saya tahu kalian selalu siap sedia memberikan bantuan. Bahkan saya sudah mendorong jemaat-jemaat di Makedonia dengan membanggakan kalian. Saya memberitahukan bahwa kalian di propinsi Akaya sudah siap memberi sumbangan sejak tahun lalu. Dan semangat kalian sudah menggerakkan hati sebagian besar dari mereka untuk ikut ambil bagian. Tetapi saya mengutus ketiga saudara itu kepada kalian supaya cerita kami yang membanggakan kalian jangan dianggap omong kosong saja. Saya mau supaya sumbangan kalian benar-benar sudah siap— seperti yang sudah saya beritahukan kepada mereka. Karena kalau ada saudara-saudara seiman dari Makedonia yang datang bersama saya, dan mereka melihat bahwa kalian belum siap, maka kami akan malu! Tentu kalian juga akan malu, kalau apa yang kami banggakan tentang kalian dengan begitu yakin ternyata omong kosong. Karena itulah saya mendorong ketiga saudara itu mendahului kami. Mereka akan membantu kalian untuk mempersiapkan dana yang sudah kalian janjikan, supaya dana itu sudah siap pada waktu kami tiba. Dengan begitu, dana dari kalian akan benar-benar dianggap sebagai pemberian sukarela dan bukan paksaan.
Perhatikanlah ini: Orang yang menanam sedikit akan menuai sedikit, dan orang yang menanam banyak akan menuai banyak! Hendaklah setiap kalian memberi dengan hati yang rela. Jangan memberi dengan hati yang sedih atau paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan hati yang senang. Ingatlah bahwa Allah sanggup menunjukkan kebaikan hati-Nya kepadamu dalam segala hal, sehingga keperluanmu selalu tercukupi— bahkan lebih dari cukup! Dengan begitu kamu lebih sanggup lagi melakukan hal-hal yang baik. Seperti yang dikatakan Kitab Suci,
“Orang-orang yang hidupnya benar seperti petani yang menaburkan benih.
Mereka sering memberi dengan murah hati kepada orang-orang miskin.
Perbuatan-perbuatan baik mereka itu tidak akan pernah dilupakan oleh Tuhan.” Mzm. 112:9
10 Jadi sebagaimana Allah menyediakan bibit bagi penabur dan hari demi hari memberikan makanan untuk kita makan, demikian juga Dia akan memberkati kamu dengan berlimpah-limpah. Maksud saya, kamu akan dimampukan untuk memberi dengan murah hati kepada orang-orang lain, lalu perbuatan-perbuatan baikmu itu akan menghasilkan banyak kebaikan di hadapan Tuhan. 11 Jadi kamu akan diperkaya dalam segala hal, sehingga kamu selalu sanggup memberi dengan murah hati. Dan pemberianmu melalui dana yang kami kumpulkan akan membuat semakin banyak orang yang bersyukur kepada Allah.
12 Pelayanan kita ini tidak hanya mencukupi kebutuhan umat Allah di Yerusalem, tetapi akan membuat semakin banyak orang yang bersyukur kepada Allah. 13 Karena pelayananmu ini, saudara-saudari kita akan memuji Allah. Karena kemurahan hati kalian kepada mereka dan kepada semua orang yang membuktikan bahwa kalian sungguh-sungguh hidup sesuai dengan Kabar Baik tentang Kristus. 14 Dan ketika mereka berdoa, mereka akan mendoakan kalian dengan penuh kasih, karena ternyata Allah sangat luar biasa menunjukkan kebaikan hati-Nya kepada kalian. 15 Syukur kepada Allah atas hadiah terbesar yang diberikan-Nya kepada kita— yaitu Kristus sendiri! Nilai hadiah terbesar itu tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata apa pun!

9:9 Mzm. 112:9